Category Archives: Bisnis

Paket Anda Belum Sampai? Mungkin Ini Penyebabnya

Siapa pun akan kesal ketika paket yang sedang ditunggu belum sampai bahkan hingga sekarang. Dari sekian banyak ekspedisi, JNE menjadi ekspedisi yang paling populer karena bisa mencakup banyak wilayah. Biasanya bila melakukan pengiriman melalui jasa ini, kita bisa melacak paket dengan cek resi JNE. Saat melakukan cek resi JNE, sistem akan menampilkan status pengiriman dari paket Anda, namun terkadang status pengiriman tak berubah atau ada masalah lainnya. Banyak penyebab yang mengakibatkan paket Anda belum sampai, beberapa diantaranya sebagai berikut:

  1. Alamat penerima tak jelas
    Alamat penerima yang tak jelas tentu akan menyulitkan kurir ekspedisi untuk menemukan rumah Anda. Pastikan nama jalan, nomor rumah, nama gang, dan sebagainya jelas serta detail. Bila perlu tambah keterangan yang bisa membuat kurir menemukan rumah Anda dengan mudah dan juga cepat. Pastikan pula selalu menuliskan kode pos untuk alamat Anda, perlu diingat kode pos di setiap daerahnya berbeda. Walaupun hanya berupa nomor atau kode, hal ini bisa mempengaruhi paket Anda menjadi terlambat.
  1. Data diri penerima kurang lengkap
    Pastikan mencantumkan nama lengkap Anda, sehingga kurir bisa bertanya kepada tetangga sekitar bila sulit menemukan rumah Anda. Jangan menggunakan nama panggilan, bila Anda tinggal di kosan bisa menambah informasi nama ibu/bapak kos, karena biasanya para tetangga lebih mengenal pemilik kos.
  1. Nomor telepon tak bisa dihubungi
    Nomor telepon menjadi hal penting yang tak bisa dilewatkan saat mengirimkan paket, pasalnya kurir akan menghubungi Anda bila kesulitan dalam menemukan alamat Anda. Usahakan untuk terus mengaktifkan telepon Anda dan pastinya menggunakan nomor yang aktif.
  1. Tidak ada yang menerima paket
    Bila Anda sedang tak berada di rumah, sebaiknya memberi pesan kepada orang rumah untuk menerima paket Anda. Bila memang tak ada siapa pun di rumah, biasanya kurir akan menelepon Anda untuk memberi tahu, Anda bisa menganjurkan kurir untuk menitipkan paket Anda ke tetangga terdekat. Bila Anda tak bisa dihubungi, maka kurir akan langsung menitipkan paket Anda ke tetangga atau bisa pula di bawa balik oleh kurir ke pihak ekspedisi.

Kemendesa PDTT Gandeng BNI Bentuk BUMDes di Pulau Terluar

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memanfaatkan momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia dengan melaksanakan program-program pengentasan kemiskinan dan pengembangan ekonomi rakyat di pulau-pulau terluar.
Kali ini, BNI menjadi bank pelaksana pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, salah satu pulau terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia.
Pembentukan BUMDes di Pulau Sebatik ini menjadi salah satu upaya BNI dalam memperkuat dukungannya terhadap program-program pengentasan kemiskinan di desa, dan mendorong pemerataan ekonomi, khususnya ekonomi kerakyatan yang digagas oleh pemerintah melalui kerja sama antara beberapa kementerian.

Pembentukan BUMDes di Pulau Sebatik ini diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) serta BNI. BNI dan Kemendesa PDTT menggelar Rangkaian Acara dalam rangka perayaan HUT Ke-72 Kemerdekaan RI di Pulau Sebatik pada 16- 17 Agustus 2017.
Hadir pada kesempatan tersebut Menteri Desa & PDTT Eko Putro Sandjojo, Direktur Hubungan Kelembagaan & Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati, serta Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid.
Rangkaian acara yang disusun untuk meramaikan perayaan HUT Ke-72 RI di Pulau Sebatik antara lain Peninjauan Proyek-proyek Kemendesa PDTT di Sebatik, Dialog dengan Kepala Desa se- Kabupaten Nunukan, Upacara Peringatan HUT Ke-72 RI, Pasar Murah, Bakti Sosial, Kunjungan ke Pesantren, dan Peresmian pembentukan BUMDes.
Saat ini, BNI telah mengelola 10 BUMDes diseluruh Pulau Sebatik. BUMDes-BUMDes tersebut yang sudah menjadi Agen46, atau kepanjangan tangan BNI dalam memberikan layanan perbankan. Dengan demikian siap dibentuk Holding PT. Mitra BUMDes Nusantara.
Adi Sulistyowati menuturkan, sejak tahun 2016 BNI telah aktif mendampingi desa dalam pembentukan BUMDes di seluruh Indonesia, sampai dengan saat ini, BNI sudah mendampingi pembentukan 2.745 BUMDes, dan dalam upaya transparansi Dana Desa. Saat ini juga telah dibuka 9.815 Rekening Kas Desa (RKD) yang dikelola melalui BNI. Menurut data dari Kemendesa PDTT, di Pulau Sebatik saat ini terdapat 19 BUMDes dan 10 diantaranya adalah mitra BNI.